Critical Analysis on the Thoughts of Ibn Jarir al-Tabari about Jilbab in the Quran Surah al-Aḥzab Verse 59

Rohmansyah Rohmansyah

Abstract


Persoalan jilbab merupakan masalah sosial-kegamaan yang sering menjadi bahan perbincangan di kalangan ahli fiqh dan tafsir baik klasik maupun kontemporer, jika dilihat dari aspek definisi jilbab. Penelitian ini difokuskan pada penafsiran jilbab dalam surat al-Ahzab ayat 59 dalam pandangan al-Tabari. Penulis melakukan studi kritis atas pemikirannya dengan menggunakan metode penelitian library research dan pendekatan sosiologi-historis. Hasil temuan membuktikan bahwa al-Tabari seorang yang sangat hati-hati dalam menafsirkan Alquran yang didasarkan kepada hadis dan atsar sahabat. Jilbab menurutnya adalah sesuatu yang menutupi kepala, wajah dan salah satu mata yang sebelah kiri. Penafsiran al-Tabari yang demikian, tentu tidak lepas yang aspek gejala sosio-historis yang terjadi di masa lalu, di mana pada Abbasiyah terjadi perebutan daerah kekuasaan hingga berimplikasi pada kebebasan manusia terutama bagi perempuan. Kondisi ketidakamanan bagi seorang perempuan itulah yang menjadikan al-Tabari menafsirkan jilbab demikian dalam rangka melindungi perempuan. Namun, jika definisi jilbab tersebut dikontekstualisasikan pada hari ini, maka sudah tidak relevan lagi disebabkan kondisinya telah aman dan perempuan bebas untuk memenuhi kebutuhannya. Akan tetapi sekalipun demikian, bagi seorang perempuan tetap harus menjaga kehormatannya dan menutup auratnya kecuali sesuatu yang boleh terlihat yakni telapak tangan dan wajah.



Keywords


headscarf; al-Aḥzab; al-Tabari's thoughts

Full Text:

PDF

References


Abdul Ghafur, Waryono, “Trend-trend Studi al-Qur’an” yang disampaikan dalam sebuah perkuliahan Pasca Sarjana Program Doktor Studi Islam, Jurusan Studi al-Quran dan Hadis. Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga, 2018.

Abdullah, Taufik. Ensiklopedi Tematis Dunia Islam Pemikiran dan Peradaban. Jakarta: Ichtiar Baru Van Hoeve, 2002.

Ahmad, Jamil. Seratus Muslim Terkemuka. Jakarta: Pustaka Firdaus, 1984.

Ahmad Warson Munawwir. Al Munawwir Kamus Arab-Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Progressif, 1984.

Al-Asfahani, Al-Raghib. Mu’jam Mufradat Al-Alfazh Al-Qur’an. Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyyah, 2008.

Al-Badhawi, Muhammad Ali. Tafsir Al-Baidhawi. Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyyah, 2001.

Al-Dimsyiqi, Imaduddin Abu al-Fida Isma’il bin Katsir. Tafsir Tafsir Qur’an Al-Azhim. Kairo: Muassasah al-Qurtubah, 2000.

Al-Khazin. Tasir Al-Khazin Al-Musamma Libab Al-Ta’wil fi Ma’an Al-Tanzil. Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyyah, 1995.

Al-Maliki, Abdurrahman bin Muhammad bin Makhluf Abi Zaid al-Sya’alabi. Tafsir Al-Tsa’alabi Al-Musamma Bi Al-Jawahir Al-Hisan Fi Tafsir Al-Qur’an. Beirut: Dar Ihya’ al-Turats al-Arabi, 1997.

Al-Mawardi. Hawi Al-Kabir fi Fiqh Mazhab Imam Al-Syafi’i. II. Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyyah, 1994.

Al-Naisaburi, Ahmad al-Wahidi. Asbab Al-Nuzul. al-Dammam: Dar al-Ishlah, 1992.

Al-Thabari, Abu Ja’far bin Muhammad bin Jarir. Tarikh Al-Thabari Tarikh Umam Wa Al-Muluk. Beirut: Dar al-Shadir, 1863.

Al-Thabari, Abu Ja’far Muhammad bin Jarir. Tafsir Al-Thabari. Edited by Besus Hidayat Amin dan Mukhlis B Mukti. Jakarta: Pustaka Azzam, 2011.

Al-Thabari, Abu Ja’far Muhammad bin Jarir. Tafsir Al-Thabari Al-Musamma Bi Jami’i Al-Bayan Fi Ta’wil Al-Qur’an. Vol. 10. Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyyah, 1999.

Al-Thabrani, Al-Hafidz Abu Sulaiman bin Ahmad. Al-Mu’jam Al-Kabir li Al-Thabrani. Kairo: Maktabah Ibnu Taimiyyah, n.d.

Al-Zuhaili, Wahbah. Al-Fiqh al-Islami wa Adillatuhu. Damaskus: Dar al-Fikr, 1984.

Arifin, Zainal. “Asy Syaikh Mutawwalli Asy Sya’rawi wa Afkaruhu Haula Ayat al-Jilbab fi Tafsirihi Al-Ma’rufi Wa Atsaruhu Fi Indunisia.” Heritage of Nusantara International of Religius Literature Anda Heritage 3, no. 2 (2014): 313.

Asy-Syirbashi, Ahmad. Sejarah Tafsir Al-Qur’an. Jakarta: Pustaka Firdaus, 1994.

Asyur, Muhammad Thahir bin. Al-Tahrir Wa Al-Tanwir. Tunisia: Dar al-Tunisiyah, 1984.

Bahasa, Tim Penyusun Kamus Pusat Pembinaan dan Pengembangan. Kamus Besar Bahasa Indonesia. 2nd ed. Jakarta: Balai Pustaka, 1989.

Bik, Hudhari. Tarjamah Tarikh Al-Tasyri’ Al-Islami (Sejarah Pembinaan Hukum Islam). Indonesia: Daarul Ihya, 1980.

Fanani, Muhyar. Metodologi Studi Islam: Aplikasi Sosiologi Pengetahuan Sebagai Cara Pandang. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2010.

Hatim, Muhammad bin Idris al-Razi bin Abi. Tafsir Al-Qur’an Al-Azhim Musnadan “an Rasulillah Wa Al-Shahabati wa Al-Tabi”in. Riyâdh: Makah al-Mukarramah, 1997.

Katsir, Ibnu. Al-Bidayah Wa Al-Nihayah. Jizah: Dar al-Hijr, 1998.

Khuluq, Lathiful. “Perkembangan Peradaban Islam Masa Daulah Abbasiyah.” In Sejarah Peradaban Islam dari Masa Klasik Hingga Modern, edited by Siti Maryam Dkk. Yogyakarta: LESFI, 2009.

Mahmud, Mani’ Abdul Halim. Metodologi Tafsir: Kajian Komprehensif Metode Para Ahli Tafsir. Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2006.

Mahmūd bin Umar al-Zamakhsyari al-Khawārizmi. Tafsīr Al-Kasyāf ‘an Ḥaqāiq Al-Tanzīl Wa “Uyūn Al-Aqāwil fī Wujūh Al-Ta”wīl. Beirūt: Dār al-Ma’rifah, 2009.

Manzhur, Al-’Allamah Ibnu. Lisan Al-Arab. Beirut: Dar Ihya al-Turats al-Arabi, n.d.

Muhammad, Husein. Fiqh Perempuan, Refleksi Kiai Atas Wacana Agama Dan Gender. Yogyakarta: LKiS, 2002.

Musthofa, Qowim. “Jilbab sebagai Identitas Organisasi Islam Di Perguruan Tinggi.” Wawasan: Jurnal Ilmiah Agama dan Sosial Budaya 2, no. 2 (2017): 143–55.

Rahayu, Lina Meilinawati. “Jilbab: Budaya Pop Dan Identitas Muslim Di Indonesia, Jurnal Ibda’: Jurnal.” Ibda’ Jurnal Kebudayaan Islam 14, no. 1 (2016): 139–55.

Shihab, M. Quraish. Wawasan Al-Qur’an: Tafsir Tematik Atas Pelbagai Persoalan Umat. Bandung: Mizan, 2014.

Sibawaihi. Hermeneutika Alquran Fazlur Rahman. Bandung: Jalasutra, 2007.

Sidiq, Umar. “Diskursus Makna Jilbab dalam Surat Al-Ahzab Ayat 59: Menurut

Ibnu Kathir Dan M. Quraish Shihab.” Kodifikasia 6, no. 1 (2012): 162–82.

Taimiyah, Ibnu. Jilbab dan Cadar dalam Al-Qur’an Al-Sunnah. Jakarta: Pedoman Ilmu jaya, 1994.

Udasmoro, Wening. “Discourse Subaltern Dalam Masyarakat Interkultural: Mencermati Relasi Gender Jilbab dan Perempuan Berjilbab Di Prancis.” Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik 14, no. 1 (2010): 1–22.

Umar, Nasaruddin. “Antropolgi Jilbab.” Jurnal Ulumul Qur’an VI, no. 5 (1996): 39.

Umar, Nasaruddin. Mendekati Tuhan dengan Kualitas Feminin. Jakarta: Alex Media Komputindo, 2014.

Yatim, Badri. Sejarah Peradaban Islam. Jakarta: RajaGrafindo, 1998.

Yohana, Dadi Ahmadi dan Nova. “Kontruksi Jilbab Sebagai Simbol Keislaman.” Mediator 8, no. 2 (2007): 235–48.

Yusuf, Muhammad. “Jami’ Al-Bayan fi Tafsir al-Qur’an karya Ibnu Jarir Al-Thabari.” In Studi Kitab Tafsir, edited by Ahmad Rofiq. Yogyakarta: Teras, 2004.




DOI: https://doi.org/10.18326/mlt.v4i2.%25p

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga

Jl. Nakula Sadewa V No. 9, Kota Salatiga, Jawa Tengah 50722
Lt. 2 Gedung Skretariat Fakultas Ushuluddin Adab dan Humaniora